Tampilkan postingan dengan label loewy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label loewy. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Desember 2010

Resep Cake Ubi Cilembu Topping Vanilla

Tak hanya lezat disantap saat hangat, ubi cilembu juga nikmat saat disajikan dalam bentuk cake. Yuk coba resep berikut.


Bahan:

250 gram ubi cilembu kukus yang sudah dihancurkan
150 gram tepung terigu
100 gram mentega
100 gram palm sugar
50 ml plain yogurt
1 butir telur
1 sdt baking powder
garam secukupnya

Topping:

100 gram icing sugar
vanilla secukupnya

Cara Membuat:

1. Campurkan, telur, mentega, palm sugar, baking powder dan garam dalam sebuah wadah. Mixer hingga menyatu dan mengembang.

2. Masukkan yogurt dan ubi, kemudian aduk hingga rata.

3. Panaskan oven. Olesi loyang dengan mentega dan masukkan adonan. Panggang kurang lebih 30-40 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.

4. Campurkan icing sugar dan vanilla ke dalam 60 ml air. Masak di atas api kecil hingga mendidih.

5. Hias kue yang sudah matang dan didinginkan dengan icing sugar. Taburi dengan permen warna-warni agar lebih cantik



* woman.kapanlagi
Lihat juga : loewy, table8, tamani

Chepa on Salsa ala Restoran Djuku

Nama restoran Djuku. Dalam bahasa Makassar, djuku berarti ikan. Bagus! Jadi, saya berharap dapat menyantap sajian ikan yang memang terkenal khas dan menjadi unggulan Makassar.

Wah, ternyata ini adalah restoran mewah! Tidak ada orang membakar ikan di depan - seperti biasanya merupakan pemandangan di warung-warung Pangkep. Di dalam ruang berhawa dingin itu tampak tatanan apik sebuah resto modern dengan konsep open kitchen.

Saya memesan Chepa on Salsa (Rp 40 ribu). Sekalipun daftar menu-nya tampak sederhana, tetapi sebetulnya banyak pilihan "tersembunyi" di sana. Para tamu harus "pintar" membaca menu, agar dapat memesan secara cerdas. Misalnya, untuk makanan yang saya pesan, ternyata hanya jenis ikannya saja yang sudah fixed - yaitu ikan cepa (semacam trevally atau ikan kuwe) - dan tumisan sayurnya. Sausnya masih harus dipilih dari enam jenis salsa yang tersedia, yaitu: saus parappe khas Makassar, rica-rica, tartar, saus kacang, dan sambal trasi. Untuk karbohidratnya pun kita masih harus memilih: kentang goreng, kentang ongklok, nasi putih, nasi merah.

Sekalipun bernama Djuku, ternyata resto ini hanya menyediakan empat macam ikan terbaik, yaitu: cepa, sunu (kerapu), seabass (kakap putih), dan baracuda. Udang, cumi, lobster, kepiting tampaknya sengaja tidak ditampilkan sebagai pilihan sajian. Tetapi, di sini juga tersedia steak daging sapi maupun ayam.

Karena saya tidak memesan appetizer, sambil menunggu hidangan utama dimasak, disajikan roti focacia dengan berbagai salsa. Focacia buatan sendiri yang bermutu bagus. Pilihan salsa untuk mencocol roti tampaknya sengaja disajikan dalam porsi kecil-kecil sebagai sampler agar tamu dapat memilih saus untuk ikan bakar yang dipesan.

Hidangan utama datang dengan tampilan yang mengesankan. Gaya nouvelle cuisine yang kreatif. Fillet ikan cepa yang dibakar dengan baik tampak "bertengger" cantik di atas tumisan jagung, greenpeas, wortel, buncis, kembang kol, dan paprika. Nasi merah dan saus parappe di dalam mangkuk-mangkuk tersendiri.

Ikan bakarnya juara - resultat wajar dari ikan yang benar-benar segar dan teknik memasak yang terpuji. Saus parappe-nya membuat saya tertegun sejenak. Saya terbiasa dengan saus parappe bernuansa kuat bawang merah. Saus parappe Djuku lebih balanced dan kompleks, dengan hint rasa manis yang tepat untuk mengimbangi gurihnya ikan bakar. Verdict: mak nyuss! Baik ikan maupun sausnya. Begitu pula tumis sayurnya cakep. Definitely, bukan pilihan yang salah.

Nasi dari beras merahnya pun tampil mengesankan. Beras merah dari Takalar ini ternyata memiliki tekstur yang mirip beras Arborio dari Italia yang biasa dipakai untuk membuat risotto. Nasinya garing dan kesat, sungguh terasa beda di mulut.

Untuk melengkapi kesan lokal, saya sengaja memesan teh Ori (teh hijau) dari Malino. Kesannya mirip seperti kita makan di restoran Tionghoa dengan didampingi Chinese tea yang serasi.

Terus terang, saya tiba-tiba merasa bangga bahwa di Makassar pun kini telah hadir sebuah restoran yang menyajikan masakan Indonesia (sekalipun dalam versi fusion) yang sungguh tidak mengecewakan. Yang juga mengherankan adalah ketika akhirnya saya menyadari bahwa untuk ambience yang sedemikian classy, dan mutu makanan yang unggul, ternyata rekening makan siang itu "hanya" di kisaran Rp 70 ribu. (Bondan Winarno)

Djuku
Wisma Kalla
Jl. Dr. Sam Ratulangi 8
Makassar


* detikfood

Top dan Gurih Ayam Bakar Klaten di Klaten

Bermacam macam ayam yang di olah. Namun olahan ayam bakar klaten kemang yang satu ini memang bener-bener maknyusss. dengan lumuran bumbu yang dicampurkan setelah dibakar. Cocolan sambal gorengnya yang pedas menggigit, benar-benar bikin klangenan.

Mau di goreng, di bakar, di balut tepung dan masih banyak lagi. "Beberapa kali melewati tempat ini saya tidak menyadari kalau ada rumah makan yang top ini. Lokasinya tepat di depan Kemang Medical Center. "Meskipun rumah makan ini sederhana,

Rumah makan ini menempati ruang tengah sebuah rumah dan tidak terlalu besar. Di bagian luar terdapat dua buah meja dengan empat buah kursi kayu sederhana. Di bagian dalam juga demikian. Saya memilih duduk di dalam sambil menyaksikan siaran televisi. Menu yang ditawarkan tidaklah banyak. Ayam bakar Klaten, ayam goreng, gado-gado, dan sop daging.

Dengan tampilan ayamnya yang berwarna kecokelatan dan lumuran bumbu berwarna cokelat yang harum. Biasanya, ayam bakar Klaten menggunakan ayam kampung muda, tapi untuk ayam ini tidak. "Tapi justru menggunakan ayam jantan yang sudah dimasak dengan bumbu-bumbu seperti jinten, ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam dan merica sebelum di bakar.

Ayam ini dimasak bersama dengan santan encer hingga ayamnya empuk. Inilah yang menjadikan ayam bakar Klaten ini berbeda. Di tahap akhir barulah ditambahkan santan kental dan dimasak hingga berminyak dan santan menyatu dengan bumbu bergumpal halus.

Untuk semua porsi makanan yang saya makan, saya tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Untuk ayam bakar saya cukup membayar Rp 13.000,00 sedangkan ayam gorengnya Rp 10.000,00.

* seruu

Rabu, 01 Desember 2010

Mie Godog Kemepul Panas

Apa sih yang enggak ada di Jakarta? Semua nyaris tersedia termasuk jika kangen dengan bakmi Jogja. Pastinya tak perlu jauh-jauh lagi harus datang kesana. Warung makan yang satu ini dijamin bisa jadi tempat melepas kangen pada bakmi kota gudeg.

Warung makan sederhana yang terletak di Jl.Raya Ragunan ini letaknya menghadap ke jalan sehingga mudah dilihat. Tempatnya didominasi warna biru bertuliskan "BAKMI JOGJA". Tadinya saya tidak terpikir untuk makan warung ini, meski jaraknya dekat dengan rumah. Berkat bujukan adik saya yang sudah mencobanya saya pun jadi tertarik.

Yang menarik perhatian saya adalah gerobak bakminya yang diletakkan di depan warung. Beberapa ekor ayam utuh goreng digantung di dalam gerobak, sedangkan tempat masaknya menggunakan 2 buah anglo besar. Hmm... pasti beda rasa dan aromanya kalau memasak menggunakan anglo pikir saya.

Yang tak kalah menariknya dari tukang masak sampai yang melayani pelanggan memakai seragam batik. Hebat kan? Biar sederhana mereka sangat mengutamakan pelayanan. Warung makan yang tidak terlalu besar ini ternyata baru buka jam 17.00. Setelah maghrib barulah warung bakmi ini mulai diserbu pembeli. Mulai dari yang makan di tempat sampai yang mengantri untuk dibawa pulang.

Setelah kami memilih tempat duduk kami memilih menu. Ada bakmi dan bihun yang ditawarkan goreng atau godok, nasi goreng, magelangan yang semuanya ditawarkan dalam satu harga. Kalau yang porsi biasa Rp 13.000 dan special Rp 17.000 (tambah ampela ati), istimewa Rp 21.000 (pake potongan sayap ayam). Cukup murah bukan?

Oh ya, untuk minuman tersedia teh, jeruk dan ronde. Untuk makanannya saya mencoba bakmi godog special. Selama menunggu pesanan datang kami disuguhkan pemandangan hilir mudik sang pelayan termasuk si juru masak. Anglo yang berisi arang panas terus menyala dengan bantuan kipas angin kecil, sang juru masak sibuk meracik bumbu dengan mie. Hmmm... harumnya sudah membuat saya makin lapar.

Akhirnya pesanan kami datang juga. Walau menggunakan piring biasa mie godok pesanan saya tampil menggoda selera. Dengan taburan bawang goreng, irisan ampela ati, ayam, daun bawang, tomat, dan acar di pojok piring saya mulai menyantapnya.

Wah... rasanya memang kurang pas kalau tidak memakai sambal. Ternyata mie godog ini lebih pas dengan campuran cabai rawit hijau utuh yang sudah tersedia di setiap meja. Saat menyantapnya keringat pun mulai berlelehan, selain karena mie yang masih panas juga pedasnya rawit. Apalagi ditemani kerupuk putih hmm... tambah nikmat dan lahap!

Menurut saya porsinya sangat pas dan cukup nendang. Mie godog kemepul panas ini juga cocok disantap kalau sedang flu. Pokoknya selain pas dilidah juga pas di kantong. Mau coba?

Bakmi Djogja Mas Komari
Jl.Raya Ragunan No.185
(depan Toko Foto Jaya /Konica,dekat Gelanggang Remaja PS Minggu,Jaksel)


* detikfood

Kafe CO3

Sulit mencari tempat makan di jam-jam yang mendekati tengah malam? Kini Anda tidak perlu bingung karena ada tempat nongkrong yang buka hingga pukul 2 dinihari. Dilengkapi dengan fasilitas WiFi, kafe CO3 menyediakan ruangan smoking di lantai bawah dan non-smoking di lantai atas.

Desain interior kafe ini dibuat cukup unik karena memiliki ruangan-ruangan kecil berbentuk kubikal, jadi Anda serasa makan di kafe futuristik.

Kali ini kami memesan Chicken Steak dan Dory Au Gratin, yang adalah menu baru di kafe ini. Chicken Steak berupa fillet daging ayam yang dipanggang, dilumuri saus spesial dan disajikan dengan kentang tumbuk (mashed potato) dan potongan paprika hijau, bawang bombay dan wortel yang dikukus. Kentang tumbuknya enak dan benar-benar lembut, sausnya juga memiliki komposisi yang pas.

Sedangkan Dory Au Gratin memakai fillet daging ikan dory yang diatasnya dilapisi keju, dengan kentang wedges kukus (sauteed potato), plus sayuran dan saus asam manis yang lezat. Rasa keju yang asin dipadu dengan saus asam manis menambah kaya rasa masakan.

Untuk minuman, Hot Java Caramel Mocha dan Lychee Mango Tea jadi pilihan kami. Java Caramel Mocha adalah perpaduan espresso, caramel, dan susu, diatasnya dihias dengan saus coklat yang dibentuk mirip jaring laba-laba. Bagi penyuka minuman kopi yang tidak terlalu manis, menu ini bisa masuk dalam daftar pesanan Anda, karena rasa espresso yang agak lebih dominan dibanding susunya.

Jika berkunjung ke kafe CO3, jangan lupa memesan dessert yang satu ini, Cinnamon Fruit Pastry with Ice Cream.

Dua jempol untuk makanan penutup yang satu ini, karena rasanya yang tidak membuat eneg. Kulit pangsit yang digoreng garing, ditaburi bubuk kayu manis (cinnamon) dan saus karamel, dimakan dengan es krim vanila plus cocktail buah, menambah rasa segar. Dijamin membuat Anda ketagihan.

Selain itu, saya juga merekomendasikan Yellow Spice Seafood Pasta, pasta yang diolah dengan udang dan kerang. Untuk appetizer atau makanan pembuka, Anda dapat memesan Nachos Grande, yaitu nachos (keripik jagung) yang disajikan dengan saus istimewa yang terasa asam menyegarkan.

Dengan harga dan porsi standar kafe, makanan dan minuman di CO3 terbilang oke, berkisar 18 hingga 55 ribu rupiah. Selama masa promosi, setiap kali Anda memesan menu main course, Anda bisa mendapatkan Dessert Of The Day dengan diskon 50%. Kebetulan dessert yang ditawarkan adalah bolu roll sifon coklat dengan krim keju di dalam. Khusus untuk makan siang, Anda bisa me-request menu nasi goreng dan menu nasi Anda sendiri. Dengan demikian, Anda dapat menikmati makan siang Anda sesuai dengan pilihan dan kegemaran Anda.

Coffee Cozy Comfort CO3
Jl. Hayam Wuruk No. 16 , Jakarta Pusat
Jam operasi: 10.00 – 00.00 (Senin – Kamis), 10.00 – 02.00 (Jumat – Minggu)


* rumahmakanjakarta

Rujak Cingur, Citarasa Jawa Timur-an

Jakarta - Pada saat makan siang, Warung Sekar Taji selalu dipenuhi para karyawan dari berbagai kantor di sekitarnya. Apalagi setelah shalat Jumat, karena tempatnya tidak jauh dari sebuah masjid. Padahal, di sekitarnya ada banyak pilihan lain.

Apa yang menarik dari warung ini? Pertama, karena harganya yang sungguh murah meriah. Kedua, tentu pula karena citarasanya yang cocok di lidah para pelanggannya. Warung Sekar Taji mengkhususkan pada masakan Jawa Timur.

Pilihan saya di sini - kebetulan pula yang paling mahal - adalah rujak cingur (Rp 25 ribu). Disajikan dengan irisan lontong yang cukup lembut, rujak cingurnya tampil cukup sederhana. Sayurnya hanya kangkung, tauge, dan kacang panjang. Buahnya pun hanya ketimun, bengkuang, dan nenas. Tetapi, potongan cingurnya hadir dalam porsi yang cukup generous, ditambah potongan tahu dan tempe goreng. Sambal petisnya juara.

Setidaknya, ada dua kesepakatan dalam menilai rujak cingur Jawa Timur. Pertama, cingurnya tidak boleh terlalu empuk. Tidak perlu kualitas cingur yang bisa menggigit kembali, tetapi harus masih kenyal teksturnya. Kedua, sambal petisnya harus merupakan campuran antara petis 'kampung' dan petis 'priyayi'. Kalau petisnya terlalu bagus, malah tidak akan menghasilkan sambal yang pas tendangannya.

Dalam skala 6-10, rujak cingur Sekar Taji saya beri angka 8. Lumayan, bisa buat tombo kangen (pengobat rindu) bagi mereka yang tidak bisa terlalu sering pulang mudik ke Surabaya.

Sayangnya, bagi sebagian orang, rujak cingur masih merupakan 'bizarre food'. Entah kenapa, cingur alias moncong sapi ternyata merupakan isu yang menjijikkan bagi banyak orang. Karena itu, bagi orang-orang yang tidak termasuk 'Jawa Timur People', rujak cingur merupakan acquired taste.

Oke, kalau Anda belum bisa makan rujak cingur, masih ada pilihan lain, yaitu nasi rawon (Rp 17 ribu). Potongan dagingnya tidak terlalu banyak, tetapi empuk dan tak seberapa berlemak. Kuah rawonnya encer, dengan citarasa intens. Saya duga dalam proses memasaknya memakai daun mlinjo (daun so), karena saya mendeteksi citarasa yang mirip dengan nasi pindang dari Kudus. Paket nasi rawon ini disajikan dengan telur asin, tauge pendek, sambal trasi, dan krupuk.

Pilihan lainnya adalah nasi rames begana (Rp 16 ribu), nasi ayam bakar (Rp 16 ribu), nasi pecel lele (Rp13 ribu), nasi pecel pincuk atau nasi pecel tumpang (Rp 9 ribu), dan nasi soto ayam (Rp 15 ribu). Side dish yang dapat dipesan adalah bothok teri, tahu telur, atau tahu thek.

Minumannya pun khas, seperti: es blewah, es kelapa muda, es jeruk, dan es soda gembira. Sayangnya, tidak ada es sinom yang terbuat dari daun asam. Kalau ada, sungguh pas-cok untuk mendampingi berbagai masakan yang rata-rata pedesnya nonjok. (Bondan Winarno)

Warung Sekar Taji
Jl. Panglima Polim V/58
Kebayoran Baru

* detikfood

Deep Blue Sea Mussel ala Nuzzy's Mousse and Resto

UNTUK merayakan Natal tahun 2010 ini, Nuzzy's Mousse and Resto menyajikan berbagai sajian istimewa yang siap menggoyang lidah para pemburu makanan. Tanpa kehilangan nuansa Italianya, kali ini Nuzzy's berkresi membuat pasta home made yang khusus disajikan untuk Natal. Apa yang spesial? Pasta ala Nuzzy ini memiliki warna yang sangat menarik, kombinasi hijau dan merah yang disajikan dalam satu piring layaknya semburat Natal. Tentu, pasta ini terlihat menggoda selera.

Tidak usah khawatir, warna pasta ini dibuat dari bahan alami buah bit dan sayur bayam. Inilah yeng membuat pasta ini tetap terjamin dari segi kesehatannya. Hampir semua menu dari Nuzzy's menjadi favorit. Salah satu contoh lainnya misalnya Deep Blue Sea Mussel, kerang hijau dengan saus tomat khas Nuzzy's yang dibakar di atas bara api. Kebolehan chef Nuzzy's berhasil membuat kerang ini terasa sangat lezat dan hasil akhir kerang yang tidak memiliki bau amis sama sekali.

Untuk deretan pasta, Nuzzy's punya Ribs Pasta dan Gnochhi yang dibuat dari kentang berkualitas tinggi. Di sini ada pula Paela, makanan Italia yang dimasak dengan beragam pilihan saus jamur, ayam ataupun seafood. Lezat, bukan?

Untuk sajian minuman menjelang Natal, kita bisa memesan Mr. Snowman yang terdiri dari vanilla ice cream, apple juice dan cinamon. Atau cobalah Berry X'mas minuman dengan rasa strawberry juice mint syrup yang sangt segar, cocok untuk dinikmati siang atau menjelang sore. Lokasi Nuzzy's yang nyaman dan strategis dipercantik dengan suasana asri taman dan kolam ikan dijamin akan membuat pengunjung betah berlama-lama di restoran ini. Seluruh promo menu Natal ini bisa kita nikmati sejak tanggal 1 Desember 2010 hingga Natal tiba, jadi masih ada banyak waktu bagi kita untuk mecicipi kelezatan menu ala Nuzzy's. Bagaimana, tertarik?


Sumber    : OpenRice.com
Lihat juga : loewy, tamani, pizza hut

Cinta Grill di Monkey Forest Road

<

Jakarta - Dulu, bila sedang berada di Ubud dan ingin makan steak, maka yang muncul di benak pastilah selalu Naughty Nuri's, di seberang Museum Neka. Tetapi, begitu muncul Cinta Grill di Monkey Forest Road, pilihan pun segera beralih.

Pertama, karena tempatnya - di pusat keramaian Ubud - lebih mudah dijangkau. Kedua, karena kualitas layanan jauh lebih baik. Ketiga, karena tempatnya lebih pantas dan lebih nyaman untuk makan steak. Keempat - dan sebetulnya ini merupakan alasan yang mendasari semua alasan lain - karena kualitas steak-nya memang lebih juara.

(Catatan: sebelum saya lupa, sesuai dengan namanya, di belakang restoran ini juga ada fasilitas penginapan yang bagus. Tempatnya persis berseberangan dengan Cafe Wayang yang dikenal banyak orang).

Cinta Grill & Inn ternyata merupakan bagian dari kelompok restoran lainnya - yaitu: Batan Waru, Siam Sally, Terazo - semuanya berkualitas jempolan, dan memiliki karakter khas masing-masing. Tidak heran bila selama di Ubud kita hanya "muter-muter" di tempat-tempat yang pemiliknya sama. Kalau kebetulan melihat pemiliknya - Gusky dan Karen - jangan segan menyapa. Mereka ramah-ramah, kok.

Dari menu grill, pilihannya adalah: baby back pork ribs (Rp 92 ribu), bratwurst (Rp 82 ribu), beef tenderloin (200 gram, Rp 95 ribu), pork tenderloin (Rp 88 ribu), beef gorgonzola burger (Rp 87 ribu), atau grilled chicken (Rp 57 ribu). Semua menu grill dihidangkan dengan grilled veggies, salad, serta pilihan: rice pilaf, corn cob, french fries, cuban black beans, atau nasi putih.

Dari dua pilihan grill yang sudah saya cicipi, keduanya berkualitas mak nyuss!

Jangan khawatir! Bila Anda datang ke sini dengan teman yang tidak suka steak, tersedia Indian vegan curry, South Indian fish curry, grilled vegetables, dan lain-lain. Ada juga berbagai menu tradisional Nusantara, seperti: tipat cantok (ketupat campur khas Bali), soto ayam, opor ayam, nasi goreng, tongseng dengan harga Rp 28-63 ribu.

Selain itu, juga tersedia berbagai pasta dan sandwiches. Jangan lewatkan penne putanesca (Rp 49 ribu) dan fettucinne beef stroganoff-nya (Rp 68 ribu). Di "departemen”"sandwich, juaranya adalah tuna panino melt (Rp 54 ribu) dan smoked marlin open sandwich Rp 44 ribu).

Jangan lupa, bila cuaca panas, minuman pendamping yang cocok di sini adalah ginger fizz. Siropnya dari jahe dan serai, ditambah soda dan es batu. Hmm, mak nyess! Nuansa lokal yang amat menyegarkan. (Bondan Winarno)

Cinta Grill & Inn
Monkey Forest Road
Ubud, Bali


* detikfood
Lihat juga : table8

Yuk, Minum Temulawak Biar Bugar!

Jakarta - Minuman berkhasiat makin diminati dan diburu oleh masyarakat. Pasalnya sudah banyak masyarakat yang peduli akan hidup sehat. Salah satu yang banyak digemari adalah minuman yang terbuat dari bahan alami seperti temulawak ini. Rasanya seger cocok untuk membangkitkan semangat.

Tumbuhan tradisional meskipun kadang dipandang sebelah mata ternyata memiliki khasiat yang sangat dahsyat terutama bagi tubuh. Salah satunya adalah temulawak yang dalam masyarakat modern sekarang ini agak sulit ditemui. Apalagi untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang enak untuk dikonsumsi bukanlah sesuatu yang mudah.

Namun kini tampaknya kita sudah dimanjakan dengan perkembangan teknologi. Beberapa industri rumahan maupun besar sudah banyak yang mengolah temulawak menjadi minuman yang 'layak' dikonsumsi. Dalam arti tidak hanya kemasannya yang menarik tetapi rasanya juga lebih nikmat dan segar untuk dikonsumsi sehari-hari.

Salah satu yang memproduksi minuman temulawak ini adalah Hawa Inti Indonesia (Hawaii) yang berlokasi di Banyuwangi - Bali. Dimana minuman temulawak produksinya dikemas dalam botol-botol kaca dalam lebel Rasa Sari Temulawak. Selain itu minuman ini pun banyak ditemukan dalam bentuk instan.

Minuman ini terbuat dari ekstrak temulawak, gula pasir, dan rempah-rempah lainnya. Apalagi minuman temulawak ini kini sudah bisa dinikmati layaknya minuman kemasan lainnya yaitu dalam kondisi dingin. Banyak sekali manfaat yang dapat dinikmati setelah mengkonsumsinya seperti menambah napsu makan, mencegah masuk angin dan lain sebagainya. Nah, dicoba yuk!


* detikfood

Beberapa Efek Negatf dari Minum Soda

Jakarta - Tak bisa melewatkan hari tanpa minuman bersoda? Berhati-hatilah karena Anda bisa tergolong soda addict. Rasa manis dingin segarnya memang enak tetapi ada sejumlah penyakit yang menjadi ancaman kesehatan Anda.

Di saat udara terik, segelas air soda dingin pastilah menjadi pelepas dahaga yang dicari. Minuman bersoda atau berkarbonasi memang sangat beragam jenisnya. Selain mudah didapat harganya juga realtif murah.

Jika Anda sudah mulai merasa bergantung pada minuman bersoda sebaiknya mualilah berhati-hati. Minuman soda memiliki berbagai zat tambahan, termasuk penambah rasa, zat pewarna, zat tambahan asam, agen pembentuk busa, serta zat pengawet yang tidak baik untuk kesehatan.

Minum sekaleng soda saja sehari dinyatakan bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik hingga 48%. Sindrom metabolik merupakan serangkaian faktor risiko penyakit jantung dan diabetes. Berikut beberapa efek negatif lain dari soda yang dilansir methodsofhealing.

1.Obesitas. Mereka yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko lebih besar mengalami obesitas. Jika meminumnya setiap hari selama sebulan, maka akan memiliki 500 gram tambahan berat badan dan sulit untuk menghindarinya.
2.Rendah gizi. Tidak ada penelitian yang mengungkapkan soda mengadung nilai gizi. Jika mengkonsumsinya berlebih maka hanya akan menambah racun pada tubuh.
3.Tingkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Soda, bahkan soda diet sekali pun, berisiko memicu penyakit jantung dan diabetes. Orang dewasa yang minum satu minuman soda atau lebih sehari berisiko 50% lebih besar mengalami sindrom metabolik (serangkaian faktor risiko, seperti kelebihan lemak di area pinggang, kadar kolesterol baih HDL rendah, tekanan darah tinggi dan gejala lainnya).
4.Picu osteoporosis. Saat minum soda, gigi dan tulang akan melepaskan kalsium ke aliran darah untuk membantu menyeimbangkan asam fosfor yang dikandung soda. Selanjutnya, asam fosfor ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh bersamaan dengan kalsium yang telah dilepaskan tulang dan gigi. Proses ini akan terus berlangsung setiap kali Anda minum soda, sehingga merampas persediaan kalsium tubuh dan memicu osteoporosis.
5.Ganggu sistem kekebalan tubuh. Kandungan pemanis di dalam soda tetap saja gula. Gula merusak gigi, mengganggu sistem kekebalan tubuh, dan bisa memicu penyakit degeneratif.
6.Picu sakit ginjal. Mereka yang minum soda diet sehari berisiko ganda mengalami penurunan fungsi ginjal.
7.Beresiko sakit maag. Jika Anda termasuk soda addict, kemungkinan akan mudah terkena ganguan maag.
8.Dehidrasi. Soda benar – benar membuat seseorang menjadi dehidrasi. Pasalnya kafein dan gula yang terkandung pada soda dapat membuat orang merasa cepat haus.
9.Gangguan system pencernaan. Asam yang terdapat pada soda tidak bereaksi dengan baik, sehingga dapat menggamggu sistem pencernaan anda.

Jika Anda sulit menghentikan kebiasaan mengonsumsi soda, coba secara perlahan ganti dengan minuman yang diolah dari bahan alami seperti jus, atau lebih baik ganti dengan air mineral yang sehat atau jus jeruk segar. Jadi tidak perlu lagi cemas, dengan asupan yang masuk pada tubuh.


* detikfood

Tongseng Pak Agus yang Maknyuss...!

Kita semua tahu ceritanya: di awal tahun 80-an, setelah letih keliling-keliling jualan tongseng, Pak Agus memutuskan untuk mangkal di pelataran mesjid Sunda Kelapa. Peminatnya bukan hanya banyak. Tapi membanjir. Sampai sekarang.

Kuah tongseng Pak Agus memang terkenal: pekat kekuningan, ia kaya santan dan rempah. Selintas, ini kedengaran seperti oksimoron: bagaimanapun juga, bayangan yang lazim adalah bahwa tongseng adalah semacam ‘gulai yang ringan’, dan bukan sesuatu yang digdaya karena bersandar pada santan kental (Agus dan istrinya, Warsiyah, mengaku menggunakan setidaknya 20 butir kelapa sehari). Meski demikian, aroma rempah—yang mencapai 20 jenis—tetap mendominasi, dan menjadi kunci kenikmatan tongseng yang satu ini.

Satu lagi unsur penting: penggunaan tungku arang. Sebagaimana dengan dapur-dapur Arab yang mengandalkan arang untuk mengolah daging kambing, prinsip ini dipertahankan demi mencapai aroma dan cita rasa yang khas. Langkah-langkah pembuatannya tak rumit: bawang putih dan bawang merah ditumis bersama minyak goreng, lalu ditambahkan daging kambing (biasanya bagian paha, yang mudah empuk hanya dimasak sebentar) serta irisan kol dan tomat. Menyusul margarin, merica, kecap manis, dan kuah santan siap saji. Begitu mendidih, tongseng segera dihidangkan dalam masing-masing mangkuk.

Harganya pun cukup terjangkau. Tongseng dan gule hanya Rp 11.000 porsi, sementara satu porsi sate kambing Rp 17.000. Anda juga bisa memesan nasi goreng kambing seharga Rp 11.000. Selain itu, Pak Agus juga menyediakan jeroan untuk gule, yang sudah
direbus terlebih dahulu di rumah.

Harga: Sekitar Rp 30.000 – Rp 60.000 untuk 2 orang
Jam buka: 10.00 – 17:30


* jgfg.vivanew

Christmas Buffet Dinner ala Signatures Restaurant

Pastikan musim liburan kali ini dipenuhi dengan pengalaman spektakuler yaitu bersantap makan malam dalam rangka perayaan Natal dan Malam tahun Baru di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Menu perayaan akhir tahun yang penuh sensasi, tempat-tempat bersantap yang stylish, serta kamar-kamar yang penuh inspirasi dan kamar suite akan menjadi keistimewaan utama bagi Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menjelang musim libur. Dari tempat bersantap yang elegan di Casa D'Oro hingga Signatures yang menciptakan suasana santai tetapi berkelas, siap untuk menghibur dan memberi kepuasan.

Check-in untuk mencari tahu serta menemukan sesuatu yang baru di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Nikmati pemandangan gedung-gedung pencakar langit yang luar biasa serta jalan raya Thamrin dan Sudirman yang serba sibuk dari rooftop di ketinggian lantai 17 sambil menikmati martini favorit di Sky Pool Bar, akses eksklusif khusus untuk tamu Kempinski dan penghuni Kempinski Private Residence. Tempat yang tepat untuk berlibur. Tempat ini sangatlah indah dan cocok untuk melepaskan kejenuhan sehari-hari. Tempat untuk menikmati suasana berdua saja serta merayakan liburan di bawah bintang-bintang saat pergantian tahun.

Kamar-kamar di Ganesha Wing menjadi favorit para tamu, dan disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu supaya mendapatkan pemandangan terbaik dari hotel.

Rayakan dengan penuh gaya beserta keluarga dan teman di hotel yang menyajikan hidangan makanan yang amat seru dan menggoda oleh Executive Chef Andre Buser beserta tim kuliner yang berbakat. Menu Natal di Casa D'Oro dapat dinikmati dengan biaya mulai dari Rp. 678.000++ per orang hingga Rp. 995.000++ per orang termasuk wine pairing, dan pada malam Tahun Baru, mulai dari Rp. 998.000++ per orang hingga Rp. 1.400.000++ per orang termasuk wine pairing. Christmas Buffet Dinner yang populer di Signatures Restaurant disediakan pada tanggal 24 Desember, dan pada hari Natal, Christmas Brunch dan makan malam yang mewah bisa dinikmati.

Chef Casa D'Oro Gianfranco Beltrame akan membuat pengunjung terpesona dengan pesta hidangan 6-course yang menakjubkan termasuk wine pairing. Untuk Natal, Chef Gianfranco, secara khusus menyediakan hidangan tradisional Italia yang terdiri dari Christmas Salad, Smoked Salmon and Lemon Cream dengan Antinori Montinesa Brut, Sparkling NV; Ravioli stuffed with lobster and saffron sauce disajikan dengan Feudo Principi di Butera, Indolia 2005; Roasted John Dory Fillet, Artichokes with mint and scented of capers dengan Castello Banfi Le Rieme, Chardonnay Pinot Grigio 2007; rack of lamb, stuffed cherry tomato and thyme jus dengan Alligrini La Grola, Syrah Sangiovese, 2005; “Pannetone” soufflé and red orange chantilly sauce yang cocok dihidangkan dengan Hugel Alsace Vendage Tardive, Pinot Gris, 1998 beserta pilihan hidangan pencuci mulut yang bisa dinikmati bersama Kopi, Teh dan Cokelat.

Pada malam Tahun Baru, Chef Gianfranco akan menyiapkan semua hidangan dengan rasa yang tak terlupakan hingga di hari Tahun Baru. Pan fried goose liver, blackberries compote, sparkling wine sauce dihidangkan dengan Antinori Mentenisa Brut Sparkling NV; Canneloni stuffed with ricotta and black truffle, veal sauce dengan Villa Girardi Soave Classico, Garganega 2007; Lobster medallions, Chardonnay 2007; Duck breast, pomegranade salad and cherry vinegar dengan Carpineti Vino Nobile di Montepulciano 2003; Mille-feuille with raspberry and moscato wine sauce bisa dinikmati dengan UmbertoCesari Colle del Re 2003, dan pilihan lain berupa Kopi, teh dan cokelat.

Sigantures Restaurant akan mempersembahkan Christmas Buffet Dinner yang legendaris dan Brunch-nya yang mewah dengan berbagai pilihan mulai dari Cold Buffet, Japanese dan Noodle Station hingga ke carving station dan banyak pilihan hidangan dari Hot Buffet dan Action Stalls Dim Sum, roti segar dan kue-kue Danish yang juga memperkaya pilihan rasa.


* woman.kapanlagi

Selasa, 30 November 2010

Kroket dan Asalnya

Kroket adalah nama sebuah makanan yang dipungut dari bangsa Belanda di Indonesia tetapi diambil dari Perancis.

Di Belanda, kroket adalah sebuah makanan yang terdiri dari ragout yang dilapisi dengan putih telur dan tepung panir lalu digoreng.

Di Indonesia, biasanya kroket adalah gumpalan pure kentang berisi daging cincang yang dibumbui dan dicampur dengan sayuran seperti wortel atau buncis. Kroket dilumuri kocokan telur dan tepung panir sebelum digoreng di dalam minyak goreng yang banyak.
[sunting] Kroket di berbagai negara

Spanyol: Croquettes, dibuat dari daging ayam, dan termasuk ke dalam makanan pembuka (tapas).

Brazil: Croquettes atau croquetes, umumnya dibuat dari daging sapi, dan dijual di Brazil sebagai hidangan dari Jerman.

Meksiko: Croquettes dibuat dari ikan tuna dan kentang.

Republik Ceko: Krokety, bundar-bundar dan kecil, dibuat dari kentang, telur, tepung terigu, dan mentega.

Kuba: dibuat dari ham, daging babi, daging ayam, atau kombinasi ketiganya.

Amerika Serikat: Di Tampa, Florida, kroket dibuat dari daging kepiting yang seang musim, dan dilapis dengan tepung panir yang berasal dari Roti Kuba. Penduduk setempat menyebutnya deviled crab (croqueta de jaiba).[1]

Hongaria: Krokett, mirip dengan kroket di Republik Ceko, namun berbentuk lonjong dan sering diberi bumbu pala.

India: Alu-tikki adalah kroket kentang makanan khas India Utara yang dimakan sebagai makanan ringan. Sering juga disebut cutlet, dan bisa dijumpai di rumah makan siap saji.

Bangladesh: Mirip dengan Alu-tikki, tapi diberi nama Alu-chop dan di tengahnya diisi daging sapi.

Jepang: Korokke (?????) adalah makanan ringan yang populer, dan banyak dijual di pasar swalayan dan toko daging. Korokke dibuat dari kentang, dan umumnya berbentuk agak pipih. Isi kroket bisa bermacam-macam, mulai dari sayur-sayuran, daging sapi, babi, atau campuran daging babi dan sapi (aibiki). Selain itu, kroket berisi ragut daging kepiting (disebut kani korokke) dan udang juga populer. Menchi katsu (??????) (minced cutlet) adalah sebutan untuk daging cincang yang dibalut tepung panir dan digoreng. Menchi katsu tidak dibuat dari kentang, dan bila tidak dinyatakan sebagai daging sapi, maka daging yang dipakai adalah campuran daging sapi dan babi.

Filipina: Croqueta adalah sebutan untuk kroket kentang dengan isi daging atau ikan.

Sumber: Wikipedia

Nasi Goreng Pattaya - D’Lounge Café & Resto

D’Lounge Café & Resto Mal Olympic Garden menjadi pilihan yang sangat pas untuk singgah dengan menikmati kuliner khas. Dengan berbagai fasilitas yang dihadirkan untuk kenyamanan para pangunjung seperti wifi, live music, dipadu dengan desain café yang memiliki teras (teras pintu depan MOG) menjadikan suasana lebih nyaman.

D’Lounge Café & Resto hingga saat ini memang terkenal dengan nuansa entertain yang sangat kental. Ini memang benar, karena D’Lounge ingin memberikan hiburan kepada para pengunjung yang bukan saja dari kalangan anak muda, tapi untuk keluarga dan berbisnis juga sangat cocok.
Saat istirahat siang misalnya, keluarga yang sedang berbelanja bisa beristirahat dan makan siang di cafe ini. Untuk kalangan bisnis mengadakan pertemuan pada launching produknya. Berbagai acara lainnya, seperti party dan perayaan ulang tahun, yang tentunya sangat bisa dan cocok juga digelar di cafe yang sangat sering kedatangan artis ini.

"D’Lounge di mata masyarakat Malang memang identik tempat nongkrong untuk anak muda. Tapi, sebenarnya semua kalangan bisa menikmati suasana di sini. Untuk siang hari misalnya, kalangan keluarga dan pebisnis bisa menikmati nuansa entertain yang ada di D’Lounge,” jelas dia.

Alunan musik yang menjadi ciri khas cafe ini juga disesuaikan. Untuk siang hari yang kebanyakan digunakan oleh pebisnis dan keluarga bersantai di D’Lounge Music yang dimainkan adalah musik slow. ”Untuk malam hari yang kebanyakan dipadati oleh anak muda. Ada band-band dengan berbagai aliran yang mengisi panggung cafe & resto ini hingga pukul 24.00,”ujar Frina Dwi, supervisor D’Lounge Cafe & Resto.

Selain suasana dan fasilitas di D’Lounge Café & Resto tentunya kuliner di cafe ini juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pra pengunjungnya. Berbagai makanan Western, Chinese, dan Thailand Food memenuhi daftar menu yang disajikan D’Lounge. Menurut Frina, menu-menu kreasi dari cafe ini seperti terderloin steak, chicken steak, hingga nasi goreng Pattaya menjadi menu yang sering dipesan oleh pengunjung. Hal ini tentu karena kenikmatan makanan tersebut yang diramu dengan resep khusus. Tak ketinggalan juga berbagai menu baru juga akan mengisi daftar makanan yang disajikan oleh D’Lounge. Menu baru tersebut, bekerja sama dengan Indofood menjadi resep kreasi juga akan hadir di sini. Untuk masalah harga, pengunjung tidak perlu khawatir, karena harga makanan di cafe ini terjangkau, dengan harga mulai Rp 9.000 untuk makanan dan Rp 4.000 untuk minuman saja pengunjung sudah bisa menikmati suasana entertain yang ada di D’Lounge Café & Resto.


* wisatamalang

KUE TIMPAN, Cake Asal Aceh Pidea

Keunikan di Sabang, Banda Aceh ternyata membuahkan hasil yang memuaskan bagi peloncong kuliner nusantara. Kedai Kopi berukuran kecil, dengan bangku kayu yang sama tuanya dengan dinding yang menghitam dan catnya terkelupas di sana-sini layak anda ketahui. Sajian yang dihidangkan pun sebatas kopi dan teh. Untuk penganan biasanya disajikan Kue Timpan, kue khas Aceh yang terbuat dari tepung beras diisi Sarikaya dan dibungkus Daun Pisang Muda.

Di beberapa kedai kopi dijual pula mie goreng, seporsinya 3.500 rupiah tapi untuk pelancong, biasanya naik menjadi 4.000 rupiah. Hidangan paling mewah adalah martabak, yang penampilan maupun rasanya tak jauh berbeda dengan telur dadar. Meski pada umumnya warga hanya minum kopi, yang secangkirnya 1.500 rupiah. Tapi ngobrolnya, bisa hingga 4 jam.

Kendati tergolong kecil, hanya 153 kilometer persegi, Sabang menyandang status kotamadya dengan 2 kecamatan dan 10 kelurahan. Bila di pulau Jawa barangkali setara dengan kota kecamatan di daerah pinggiran. Fasilitas yang dimiliki Sabang, lumayan lengkap.

Kehidupan masyarakat Sabang hanya berdenyut di kedai kopi. Tradisional memang, namun tetap menarik. Apalagi menu Kopi atau Teh hangatnya tersaji bersamaan dengan Kue Timpan tersebut. Menghilangkan rasa lelah anda setelah berjalan-jalan di Kota Banda Aceh pastinya.


* mediaindonesia

Kepuasan Tersendiri Menyantap Durian Bugis Street

Bagi Anda penggemar durian, dan kebetulan ke Singapura, jangan lupa datang ke Bugis Street. Di sini, Anda akan merasakan cara unik untuk menikmati durian di kios-kios buah yang ada di sepanjang pasar tradisional ini.

Terletak di dekat Sungai Kalang, Bugis Street sebelumnya dikenal sebagai perkampungan orang-orang dari Sulawesi Selatan ketika datang ke Negeri Singa ini dengan menggunakan kapal. Kapal mereka kemudian ditambatkan di Sungai Kalang, dan mereka tinggal di perkampungan sekitar sungai tersebut. Kampung inilah yang kemudian dikenal dengan nama Bugis Street. Salah satu tempat yang dijagokan dari tempat ini adalah pasar tradisionalnya yang murah dan duriannya.

Para penjaja durian yang ada di Bugis Street ini menjual dagangannya dengan hitungan per biji. Sin$10 per tiga biji durian. Para pembeli biasanya langsung menikmati durian di depan penjual. Mereka tidak membayar dulu, tapi makan dulu. Setelah itu baru membayar.

Para penikmat durian umumnya adalah warga keturunan Cina. Mereka tidak duduk ketika makan, berdiri di depan penjualnya sambil menyantap durian pilihannya.

Karena itulah, jangan kaget bila datang ke Bugis Street, akan melihat banyak orang yang berdiri mengelilingi seorang pedagang. Itu bukan pembelanja yang ingin menyaksikan atraksi tukang obat. Mereka adalah penikmat durian yang sedang menikmati buah yang didatangkan dari Malaysia ini.

Kepuasan tersendiri tentunya mendapatkan makanan favorit di negeri tetangga, makan durian di Singapura tepatnya. Apalagi sudah lama tersedia penerbangan dari Jakarta ke Singapura sebanyak 49 kali dalam seminggu dengan menggunakan Garuda Indonesia.


* mediaindonesia